Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pengembangan SDM BSKDN, Dr. Ir. David Yama, M.Sc., M.A., Apresiasi Capaian Indeks Inovasi Daerah Kabupaten Konawe

Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pengembangan SDM BSKDN, Dr. Ir. David Yama, M.Sc., M.A., Apresiasi Capaian Indeks Inovasi Daerah Kabupaten Konawe

 Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pengembangan SDM BSKDN, Dr. Ir. David Yama, M.Sc., M.A., Apresiasi Capaian Indeks Inovasi Daerah Kabupaten Konawe

Konawe – Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Digitalisasi Pemerintah, dan Inovasi Pemerintahan Dalam Negeri Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN), Dr. Ir. David Yama, M.Sc., M.A., mengapresiasi capaian Indeks Inovasi Daerah Kabupaten Konawe pada kegiatan Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Konawe Tahun 2025 yang dilaksanakan pada 15–17 Desember 2025. 

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Konawe yang diwakili Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Konawe, Bapak Marjuni Ma’mir, SP., M.Si, serta dihadiri oleh Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Konawe, Ibu Hj. Riny Andriani, SP., M.Si, para pimpinan OPD, camat, dan peserta lomba inovasi daerah. 

Dalam sambutannya, Dr. Ir. David Yama, M.Sc., M.A. menyampaikan bahwa berdasarkan hasil penilaian Indeks Inovasi Daerah, Pemerintah Kabupaten Konawe berhasil meraih peringkat ke-240 dari 415 kabupaten secara nasional, dengan skor 45,90 dan memperoleh predikat “Inovatif”. Selain itu, Kabupaten Konawe juga menempati peringkat ke-4 terbaik di antara seluruh kabupaten se-Provinsi Sulawesi Tenggara. 

Menurut Dr. Ir. David Yama, M.Sc., M.A., capaian tersebut mencerminkan komitmen dan kerja keras Pemerintah Kabupaten Konawe dalam membangun tata kelola pemerintahan yang adaptif dan inovatif. Ia menegaskan bahwa inovasi daerah tidak hanya berorientasi pada pemenuhan indikator penilaian, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. 

“Capaian Indeks Inovasi Daerah ini merupakan modal penting bagi Kabupaten Konawe untuk terus meningkatkan daya saing daerah melalui penguatan sumber daya manusia, pemanfaatan digitalisasi pemerintahan, serta pengembangan inovasi yang berkelanjutan,” ujar Dr. Ir. David Yama, M.Sc., M.A. 

Sementara itu, Asisten I Kabupaten Konawe, Marjuni Ma’mir, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Lomba Inovasi Daerah menjadi momentum strategis bagi OPD dan kecamatan untuk terus mendorong lahirnya berbagai terobosan dan kreativitas dalam penyelenggaraan pemerintahan. Pemerintah Kabupaten Konawe, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan terhadap inovasi-inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. 

Pada kesempatan yang sama, Kepala BRIDA Kabupaten Konawe, Hj. Riny Andriani, menjelaskan bahwa Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Konawe Tahun 2025 diikuti oleh 15 peserta yang berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan se-Kabupaten Konawe. Setiap peserta mempresentasikan inovasi unggulan yang dinilai berdasarkan aspek kebaruan, kebermanfaatan, keberlanjutan, serta potensi replikasi. 

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Konawe berharap dapat menjaring inovasi-inovasi daerah yang berkualitas dan berdampak luas, sekaligus memperkuat ekosistem inovasi daerah. Lomba inovasi daerah juga diharapkan menjadi sarana pembelajaran bersama dalam meningkatkan kinerja pemerintahan dan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Konawe. 

Widget GPR Komdigi Terbaru